manajement mutu obat tradisional

Apa itu Manajemen Mutu?

Manajemen mutu adalah suatu pendekatan sistematis untuk mengelola dan mengendalikan semua aspek organisasi yang berkaitan dengan kualitas produk atau jasa. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk atau jasa yang dihasilkan consitently memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan dan untuk terus meningkatkan mutu produk atau jasa tersebut.

Manfaat Manajemen Mutu Obat Tradisisional

CPOTB adalah bagian dari SMIOT yang memastikan obat tradisional dibuat dan dikendalikan secara konsisten untuk mencapai standar mutu yang sesuai dengan tujuan penggunaan dan persyaratan Izin Edar, Persetujuan Uji Klinik jika diperlukan atau spesifikasi produk.
CPOTB mencakup Produksi dan Pengawasan Mutu, serta aspekPengembangan Produk dan MRM. Prinsip dasar CPOTB adalah semua proses pembuatan obat tradisional ditetapkan secara jelas, dikaji secara sistematis berdasarkan pengalaman dan terbukti mampu menghasilkan obat tradisional yang memenuhi persyaratan mutu dan spesifikasi yang ditetapkan secara konsisten.

Manfaatnya adalah

  • Meningkatkan mutu obat tradisional: Managemen mutu membantu memastikan bahwa obat tradisional aman, berkhasiat, dan berkualitas tinggi.
  • Meningkatkan kepercayaan konsumen: Konsumen akan lebih percaya terhadap obat tradisional yang diproduksi dengan adanya mutu yang baik.
  • Meningkatkan daya saing produk: Obat tradisional yang menerapkan Manajemen Mutu akan lebih kompetitif di pasar.
  • Memenuhi persyaratan peraturan: Membantu industri obat tradisional memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku.
  • Meningkatkan efisiensi produksi: Manajemen Mutu dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi dan meminimalkan pemborosan.
  • Meningkatkan citra industri obat tradisional: Membantu meningkatkan citra industri obat tradisional sebagai industri yang profesional dan bertanggung jawab.

Beberapa elemen kunci Manajemen Mutu

  • Kebijakan mutu: pernyataan formal dari manajemen puncak tentang komitmennya terhadap mutu
  • Sistem manajemen mutu: sistem yang terdokumentasi yang menjelaskan bagaimana organisasi akan mencapai tujuan mutunya
  • Pengawasan mutu: kegiatan untuk memastikan bahwa produk memenuhi standar mutu
  • Pemastian mutu: semua kegiatan yang diperlukan untuk memberikan keyakinan bahwa produk akan memenuhi persyaratan mutu
  • Peningkatan mutu: kegiatan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem manajemen mutu

Penerapan Manajemen Mutu:

Manajemen mutu dapat diterapkan di semua jenis organisasi, baik manufaktur maupun jasa. Ada banyak standar manajemen mutu yang dapat diadopsi oleh organisasi, seperti ISO 9001, ISO 14001, dan Six Sigma.

MANAJEMEN RISIKO MUTU (MRM)


Manajemen Risiko Mutu (MRM) adalah suatu proses sistematis untuk melakukan penilaian, pengendalian, komunikasi dan pengkajian risiko terhadap mutu obat tradisional.
Proses ini dapat diaplikasikan baik secara proaktif maupun retrospektif

Managemen mutu untuk keuntungan Bersama antara perusahaan dan klien.
Managemen mutu untuk keuntungan Bersama antara perusahaan dan klien.
MISI PERUSAHAAN

Dengan adanya penerapan manajemen mutu maka misi perusahaan juga semakin terpenuhi.

PT Nano Herbaltama Internasional terus menjalankan misi perusahaan untuk kemajuan Obat Tradisional di Indonesia, dan memberikan pelayanan terbaik terhadap para konsumennya. Berikut misi perusahaan:

  • Mengembangkan produk-produk herbal berkualitas dari bahan-bahan terbaik.
  • Memberikan pelayanan jasa maklon terbaik dan kompetitif terhadap buyer
  • Menjaga hubungan baik antara perusahaan dan kustomer
  • Mengedepankan kepentingan kustomer tanpa mengesampingkan urgensi perusahaan
  • Melakukan invasi tiada henti yang kekinian, aplikatif , dan diterima oleh end user.

Dengan didampingi oleh para peneliti-peneliti terbaik, dan juga para ahli nanoteknologi herbal maka kualitas dari produk yang dibuat akan semakin diterima oleh masyarakat pada umumnya.

Sumber: Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan

Pedoman Penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB)

International Organization for Standardization (ISO): https://www.iso.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesia