annona-muricata-soursop-leaves-isolated-white-background

Dikutip dari itb.ac.id

Faktor penyebab penyakit kanker yang paling berperan penting adalah faktor keturunan, selain faktor keturunan minuman beralkohol dan obesitas juga dapat menambah resiko munculnya kanker. “Pada dasarnya semua penyakit ada faktor keturunan, termasuk penyakit kanker. Maka dari itu, jujurlah pada keluarga jika memiliki sakit tertentu, jelas Prof Ketut.

SUMBER foto itb.ac.id: *Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D menyampaikan hasil kajiannya mengenai obat herbal pelawan sel kanker dalam Rapat Pleno Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Jalan Surapati no 1 Bandung, Jumat (28/9/2018).

Potensi Obat Herbal Sebagai Anti Kanker.

Dalam paparannya. Prof Ketut menyebutkan ada 10 tanaman yang memiliki potensi sebagai penyembuh kanker. Tanaman tersebut sudah teruji secara ilmiah memiliki senyawa aktif yang dapat membunuh sel kanker. Kesepuluh tanaman tersebut adalah:

  1. Tapak Dara [Vinca Rosea]
  2. Taxol [Taxus Xp]
  3. Lempuyang wangi [Zingeber zerumbet]
  4. Temu Kunci [Boesenbergia pandurata]
  5. Melinjo/tangkil [Gnetum Gnemon]
  6. Daun sirsak [Annona Muricata]
  7. Bawang Tiwai [Eleuthrine americana]
  8. Keladi Tikus
  9. Biji dari buah anggur
  10. Propolis dari lebah madu

Kesepuluh potensi obat herbal ini telah melalui berbagai uji coba untuk memastikan bahwa obat tersebut benar-benar membunuh sel kanker, yakni melalui senyawa aktif, uji tingkat sel, uji menggunakan hewan percobaan, dan diuji langsung penderita kanker. Hasilnya kesepuluh jenis herbal tersebut dapat menekan aktivitas sel kanker dan mendapat testimoni positif dari pasien uji coba.

Soursop or annona muricata fruits isolated on white background with clipping path.

Salah satu yang banyak digunakan adalah daun sirsak. Saat dibandingkan dengan obat kanker yang standard digunakan yaitu tamaxifen, senyawa aktif dari daun sirsak ternyata lebih baik untuk menekan sel kanker. Selain itu, potensi yang menarik adalah melinjo. Ternyata biji melinjo memiliki kandungan senyawa aktif yang sangat baik menekan pertumbuhan sel kanker yaitu gnetin c  trans-resveratrol. 

“Bahan ini [melinjo] banyak kita punya di Indonesia, tepatnya biasa kita olah sebagai emping. Jadi budayakanlah makan emping dan sayur lodeh,” ujar Prof. Ketut.

“Saya sangat yakin dengan potensi obat herbal Indonesia, karena kita banyak bahan potensial. Bicara peluang melimpah, tradisi punya, pengolahan murah, pangsa pasar yang banyak, lalu aman penggunaannya. Tantangan kita hanyalah political will. Kita harus berani memberikan rekomendasi,” tegas Prof. Ketut.

Ia menegaskan, bahwa perlu ada sumberdaya manusia yang mampu melihat jauh kedepan, sehingga penggunaan obat herbal nanti tidak hanya sebagai alternative saja. tapi ada regulasi yang jelas mengenaik penggunaan obat herbal agar masyarakat tidak lagi tersesatkan oleh informasi kurang benar yang beredar.

Di lansir dari halodoc.com

Pilihan Obat Herbal Kanker Payudara

Jangan sampai salah memilih, pastikan obat herbal yang kamu konsumsi memang efektif untuk membantu meringankan kanker payudara yang kamu alami. Berikut ini beberapa rekomendasinya untukmu:

  • Pare menawarkan banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya mencegah munculnya kanker payudara. Sayuran satu ini memiliki kandungan antioksidan jenis flavanoid dan fenol yang berperan aktif dalam memerangi radikal bebas. Tak hanya itu pare juga kaya akan vitamin C yang memang sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh.
  • Echinacea: Sebuah study yang dipublikasikan dalam Saudi Pharmaceutical Journal menjelaskan bahwa salah satu tanaman yang termasuk dalam echinacea, yaitu Echinacea purpurea memiliki potensi yang bagus sebagai obat kanker. tanaman tersebut memiliki kandungan flavanoid yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa tersebut mampu merangsang sistem imunitas tubuh sekaligus meningkatkan aktivitas limposit, bagian sel darah putih yang mampu meningkatkan kekebalan. Tak ketinggalan, flavanoid juga diyakini mampu meringkankan munculnya efek samping radioterapi dan kemoterapi. Inilah mengapa echinacea disebut bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pengidap kanker payudara stadium lanjut selama menjalani proses terapi.
  • Bawang putih: bahan alami ini memiliki kandungan senyawa ajoene yang dipercaya bisa membantu menghambat tumbuhnya sel kanker. Bawang putih juga sangat kaya antioksidan seperti cyanidin, bioflavonoid, dan quercetin yang diyakini mampu menangkal masuknya radikal bebas didalam tubuh. Tak ketinggalan, kandungan sulfida organik sekaligus sekaligus polisulfida dalam bawang putih yang tinggi juga semakin meningkatkan potensinya sebagai salah satu obat alami untuk mengatasi kanker.
  • Daun Sirsak: Sirsak tidak hanya enak dikonsumsi bagian daging buahnya, tetapi bagian daunnya pun banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi masalah kanker payudara. Sebuah study yang dimuat dalam Oxidative Medicine and Cellular Longevity, daun sirsak memiliki kandungan senyawa alkaloid dan acetogenin yang dipercaya mampu mengurangi pertumbuhan sel kanker.

One Comment

  1. […] Baca juga : potensi obat herbal sebagai anti kanker […]

Leave a Reply

Your email address will not be published.