DAUN KELOR

Kelor atau yang lebih dikenal dengan bahasa latinnya Moringa oliefera adalah sejenis tanaman yang tumbuhnya dengan cepat, berumur panjang dan berbunga sepanjang tahun, dan tumbuhan ini sangat kuat dalam cuaca yang extrim.

Khasiat kelor ternyata, sudah banyak yang mengakuinya, tumbuhan kelor ini diteliti dari daun, kulit batang, buah sampai bijinya. Sejak awal tahun 1980 an penelitian telah dimulai, ada sebuah laporan hasil penelitian kajian dan perkembangan terkait dengan pemamfaatan tanaman kelor untuk penghijauan serta penahanan pergurunan di Etiopia, Somalia dan Kenya oleh Tim Jerman.

Tradisi penduduknya untuk menanam pohon kelor mengingat pohon tersebut dapat menjadi bagian didalam kehidupannnya sehari-hari sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan. Tanaman kelor tersebut ternyata daunnya juga diperdagangkan.

Periset dari Anna Technology University, Tamilnandu India, C Senthil kumar, membuktikan bahwa daun kelor memang berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati.

Menurut dokter sekaligus herbalis di Yogyakarta, dr Sidi Aritjaya, kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung. “Bagian apa pun yang dipakai aman asal memperhatikan caranya,” ujar alumus Universitas Gadjah Mada itu. Minumlah rebusan daun kelor selagi hangat. Sebab, efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.

Daun kelor di berbentuk kapsul berkhasiat sebagi jamu herbal

Khasiat Daun Kelor

Untuk Bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan dunia atau WHO untuk mengkonsumsi daun kelor. Perbandingan gram, daun kelor mengandung:

  • 7 x vitamin C pada jeruk
  • 4 x kalsium pada susu
  • 4 x vitamin A pada wortel
  • 2 x protein pada susu
  • 3 x potasium pada pisang

WHO juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan study dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun, di negara-negara termiskin di dunia.

National instiute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatkan bahwa pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, mengatakan bahwa pohon kelor “Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai etnis asli untuk mencegah atau mengobati berbagai lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun kelor.

Dari hasil analisis kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potenisi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengkonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakitakan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (ganguan penglihatan), Kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan viatmin B2 ( (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatis), kekurangan vitamin C (peradangan usus), Kekurangan kalsium (osteoporosis). Kekurangan zat besi (anemia), Kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan ganguan pertumbuhan pada anak)

Efek Samping tumbuhan kelor

Selain memiliki banyak manfaat, kelor juga memiliki beberapa efek sampingnya yang perlu diwaspadai:

Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Menurunkan tekanan darah
  • Memperlambat detak jantung
  • Hipoglikemia atau gula darah rendah
  • Diare
  • Kerusakan hati dan ginjal
  • Bahaya bagi kandungan
  • Reaksi Alergi

Efek samping diatas sangat jarang terjadi, efek samping tersebut dapat terjadi akibat memang memiliki alergi atau kondisi lain yang tidak disarankan untuk mengkonsumsi tanaman ini.

Pada dasarnya mengkonsumi kelor itu sangat aman. Namun Anda disarankan tidak mengkonsumsi bagian seperti bunga, kulit pohon hingga akarnya. Sumber: Kelor – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dari berbagai Khasiat yang sangat bagus tersebut maka daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal, Tentunya sebagai jamu obat tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *