Temulawak (2)

Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang bentuknya mirip dengan kunyit. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza ini biasanya berbentuk seperti silinder dengan diameter 6 cm.

Umumnya tanaman ini memiliki kulit yang berwarna kuning muda. Sebagai tanaman monokotil, tanaman ini tidak memiliki akar rimpang. Rimpang adalah bagian batang yang terletak di bawah tanah. Rimpang juga disebut sebagai umbi akar atau umbi batang. Diantara semua rimpang berjenis curcuma, rimpang tanaman inilah yang paling besar diantara tanaman lainnya.

Rimpang temulawak terdiri dari rimpang induk dan anakan. Rimpang induknya berbentuk bulat seperti telur dan berwarna kuning tua, sementara bagian dalamnya berwarna jinga kecoklatan. Dari rimpang induk ini keluar rimpang kedua yang lebih kecil dan tumbuh kesamping. Biasanya jumlahnya sekitar 3 sampai 7 buah.

Pada awalnya Curcuma xanthorrhiza banyak tumbuh dihutan terutama hutan jati bersama jenis tumbuh-tumbuhan lainnya, namun sekarang ini temulawak sudah banyak di budidayakan didataran tinggi.

Kandungan dan senyawa dalam temulawak

Temulawak mengandung kurkuminoid, minyak asiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral. Pati merupakan komponen terbesar dalam rimpang temulawak. Pati biasanya berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid.

Kurkuminoid adalah zat pemberi warna kuning pada temulawak dan kunyit. Dalam temulawak mengandung.

  • 0.37% Abu
  • 1.52% Protein
  • 1.35% Lemak
  • 0.80% Serat
  • 79.96% Karbohidrat
  • 15 ppm kurkumin
  • 11.45 ppm kalium
  • 6.38 ppm Natrium
  • 19.07 ppm kalsium
  • 12.72 ppm magnesium
  • 6.38 ppm zat besi
  • 0.82 ppm mangan
  • 0.02 ppm kadmium
Jamu Temulawakt dengan gula merah
Jamu Temulawakt dengan gula merah

Selain itu ada tiga zat aktif yang terkandung dalam rimpang temulawak, yaitu:

  • Germarkon: yang dapat menjadi antiradang dan juga menghambat pembengkakan
  • P-toluilmetillkarbinol dan seskuiterpen d-kamper : yang berfungsi sebagai meningkatkan produksi dan empedu
  • Tumeron: sangat baik untuk antimikroba.

Temulawak dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.

Curcuma xanthorrhiza dapat dimanfaatkan sebagai obat, penyedap rasa makanan, minuman, serta pewarna alami untuk makanan dan kosmetik. Manfaat temulawak juga sudah digunakan pada jaman dahulu kala untuk pengobatan masalah kesehatan dan perawatan kecantikan.

Mengatasi masalah kesehatan untuk pencernaan

Manfaat temulawak dapat merangsang produksi cairan empedu di kantong empedu. Ini akan membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh.

Menurut para ahli, temulawak dapat menyembuhkan perut kembung, membantu pencernaan tidak lancar dan meningkatkan nafsu makan.

Sebuah study yang dipublikasikan Jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology meminta pasien yang mengalami peradangan usus untuk mengkonsumsi temulawak setiap harinya. Hasilnya, kelompok pasien tersebut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kelompok pasien yang tidak mengkonsumsi temulawak.

Mengatasi Osteoarthitis

Manfaat temulawak lainnya, yaitu membantu pasien yang mengalami osteoarthitis. Osteoarthitis adalah penyakit sendi degeneratif, dimana sendi mengalami sendi-sendi menjadi terasa sakit dan kaku.

Hal ini juga dibuktikan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan didalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Didalam jurnal tersebut menunjukan bahwa efek temulawak hampir sama seperti efek ibuprofen (obat penghilang rasa sakit) yang diberikan pada pasien osteoarthitis.

Mencegah dan membantu pengobatan kanker

Walupun masih kurangnya penelitian tentang temulawak untuk kanker, tetapi beberapa ahli percaya akan khasiat tanaman ini. Temulawak dapat berguna untuk pengobatan kanker prostat, kanker payudara dan kanker usus.

Sebuah riset pada tahun 2001, yang menyatakan bahwa temulawak dapat menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.

Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa bahan bahan herbal mungkin bisa membantu menghentikan pertumbuhan kanker berkat zat antioksidan yang terkandung didalam obat herbal, termasuk temulawak.

Baca Juga: 80 daftar tanaman obat herbal

Baca Juga: Bisnis Produk Herbal yang Mengungtungkan

Obat Antiradang

Temulawak mengandung senyawa antiradang yang dapat menghambat produksi prostaglandin E2 yang memicu peradangan. Oleh karena itu, kandungan antiradang didalamnya membantu mengatasi penyakit akibat peradangan didalam tubuh seperti radang sendi.

Antibakteri dan Antijamur

Temulawak mengandung berbagai senyawa antibakteri dan anti jamur. Kandungan antibakteri dari temulawak memiliki manfaat terutama cukup efektif membasmi bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella. Sementara senyawa anti jamurnya cukup ampuh menghilangkan jamur dari golongan dermatofita.

Obat Jerawat

Dalam dunia kecantikan temulawak, juga digunakan sebagai obat anti jerawat. Ini karena temulawak memiliki sifat astringent. Astringent bermanfaat untuk mengurangi produksi minyak dari kelenjarnya. Selain itu, kandungan antiseptik didalamnya juga bisa membantu membersihkan kulit dari bakteri penyebab jerawat. Jerawat akan bisa pulih jika sering mengkonsumsi temulawak.

Pembengkakan Hati
Pembengkakan Hati

Menjaga Kesehatan Liver

Menurut Scientific Researh Journal, ekstrak temulawak terbukti memiliki manfaat dalam melindungi hati dan hepatotoksin, seperti karbon tetraklorida dan acetaminophen. Hepatotksin adalah bahan kimia yang menyebabkan efek buruk pada hati. Dengan begitu temulawak menjadi salah satu bahan alami yang bisa dijadikan pilihan untuk membantu menjaga kesehatan hati.

Obat Dierutik

Manfaat temulawak lainnya yaitu obat diuretik alami, Diuretik merupakan zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam (natrium) dan air, sehingga tidak terjadi penumpukan cairan didalam tubuh. Zat ini merangsang ginjal untuk melepaskan lebih banyak natrium kedalam urine.

Manfaat dieuretik dalam temulawak ini juga akan mengambil kelebihan cairan dari pembuluh darah. Proses ini membantu mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah. Biasanya diuretik sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah, mengobati, dan memperbaiki masalah seperti:

  • Gagal Jantung
  • Gagal Hati
  • Pembengkakan jaringan (Edema)
  • Masalah Ginjal

Antipasmodik

Minyak Curcuma xanthorrhiza ternyata juga memiliki manfaat sebagai antipasmodik merupakan golongan obat yang memiliki antipasmodik. Dilansir dari pusat informasi obat nasional, antipasmodik merupakan golongan obat yang memiliki sifat anti relaksan otot polos. Artinya obat ini bisa merileksasikan otot halus dan mencegah dari kejang.

Obat antiposmodik biasanya bermanfaat untuk mengatasi Irritable Bowel Syndrome (IBS). IBS adalah kondisi saat usus besar mengalami ganguan akibat kontraksi otot yang tidak normal. Akibatnya, orang dengan IBS akan mengalami berbagai gejala seperti:

  • Sakit perut
  • Kembung
  • Diare
  • Kram perut
  • Sembelit

Banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari temulawak menjadi bahan baku obat tradisonal yang bisa di jadikan suatu bisnis yang menguntungkan jika dikemas dengan baik dan dengan teknologi dalam pembuatannya untuk menjadikan oabt herbal tradisional dan supplement herbal kesehatan tubuh.

Sumber:

https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-temulawak/

Leave a Reply

Your email address will not be published.