Selective focus shot of a bee eating the nectar of the small pink aster flowers

Lebah adalah mahluk yang “sangat bermanfaat bagi manusia.” Lebah dalam produksinya juga mempunyai banyak hal yang dapat di manfaatkan oleh semua orang.

Dalam sejarahnya lebah dikenal dengan produksi madu, tetapi bukan madu saja yang bisa dihasilkan oleh lebah tersebut.

madu
Lebah penghasil madu alami

Dalam ayat-ayat suci AL QURAN disebutkan:

وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ 

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibikin manusia.” [QS. An-Nahl : 68]

Madu dan lebah memiliki keistimewaan yang luar biasa sehingga tercantum dalam surat tersendiri di dalam Al-Quran. Kajian khasiat madu secara ilmiah juga telah diteliti oleh ilmuwan Muslim terkemuka di era keemasan Islam, yakni Bapak kedokteran Ibnu Sina (890-1037).

Bapak kedokteran dunia dan pemikir muslim agung di abad ke-10 M itu tercatatat sebagai dokter yang mengulas mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran.

 Selama ini, orang lebih mengenal madu sebagai produk lebah yang paling populer dan berkhasiat dalam mengatasi berbagai penyakit. Namun, jika kita mengambil hikmah dari surat An-Nahl ayat 69, kita akan mengetahui produk lebah yang dapat dijadikan obat tidak terbatas hanya pada madu saja. Produk perlebahan selain madu dapat berupa royal jelly, tepung sari (bee pollen) dan propolis lebah.

Baca juga: Penelitian Riset Nano Propolis

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran surah An-Nahl ayat 69 :

ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan.” [QS. An-Nahl : 69]

Mengutip surat An-Nahl ayat 69 di atas, dijelaskan bahwa bahan yang dapat dijadikan obat penyembuh bagi manusia adalah bahan yang keluar dari perut lebah dengan bermacam-macam warnanya.

Pada ayat tersebut juga tidak menyatakan obat untuk spesifik penyakit tertentu, dan fakta di lapangan membuktikan bahwa berbagai penyakit dapat disembuhkan melalui produk perlebahan terutama propolis lebah.

Di dalam Al-Quran diterangkan secara jelas bagaimana lebah diperintah oleh Allah SWT untuk membuat sarang dengan mengambil makanan (getah) dari berbagai jenis tumbuhan untuk dijadikan madu dan produk lebah lainnya, termasuk propolis sebagai obat penyembuh untuk berbagai jenis penyakit. “Lebah memang makhluk istimewa, ia merupakan makhluk Allah SWT yang memberi manfaat dan kenikmatan bagi manusia.”

Dilansir dari: merdeka.com

Madu sendiri merupakan cairan yang sekilas menyerupai sirup namun lebih kental dan rasanya lebih manis.

Tidak perlu ditanya lagi dari mana asal madu, tentu saja lebah. Madu berawal dari nektar yang dihasilkan oleh lebah. Rasa manis pada madu disebabkan adanya unsur monosakarida fruktosa dan glukosa yang memang merupakan perasa manis pada gula.

Tidak hanya bermanfaat sebagai kesehatan, tidak jarang pula orang menggunakan madu sebagai bahan olesan pada makanan yang hendak dipanggang atau campuran pada makanan karena rasa manis yang memang berbeda dari gula dan pemanis lainnya.

Madu sendiri merupakan campuran senyawa fruktosa (38,5 persen) dan glukosa (31,0 persen). Selain itu ada pula karbohidrat seperti maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Tidak hanya itu, madu juga mengandung anti-oksidan meskipun hanya sedikit yakni dari senyawa chrysinpinobanksinvitamin Ckatalase, dan pinocembrin.

Komposisi tiap madu tidaklah sama, karena hal tersebut bergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah menghasilkan nektar.

Dari paparan di atas itulah tentu manfaat madu sudah tidak perlu diragukan lagi.

madu untuk kosmetik
Honey from dandelion and a Cup of tea.

Manfaat madu untuk kesehatan

  1. Sumber nutrisi yang lengkap

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kandungan madu sangat baik bagi kesehatan tubuh kita. Dengan mengkonsumsi madu setiap hari, merupakan cara memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Karena mengandung banyak nutrisi inilah maka dengan mengkonsumsi madu dengan sendiri metabolisme dalam tubuh akan meningkat.

  1. Meningkatkan stamina

Dengan nutrisi yang tercukupi sehingga metabolisme tubuh meningkat, akan berdampak pula pada stamina yang meningkat. Tidak perlu ragu, Anda pasti sering menemui minuman peningkat stamina yang menggunakan madu bukan?

Apivent dapat membuat minuman stamina yang berasal dari madu

  1. Memusnahkan bakteri dalam tubuh

Pada beberapa studi klinis dan penelitian, madu turut andil dalam membasmi bakteri yang dapat menyerang tubuh dan membuat tubuh sakit seperti E. coli, salmonella, methicillin-resistant staphylococcus aureus dan pseudomonas aeruginosa.

  1. Mengurangi batuk

Senyawa dekstrometorfan dalam madu ternyata dapat menenangkan batuk yang menyiksa Anda, atau mengganggu aktivitas Anda. Bahkan ketika Anda terus mengalami batuk-batuk pada malam hari. Dengan meminum madu maka batuk Anda akan hilang.

  1. Meningkatkan daya ingat

Bagi Anda yang memiliki kesusahan untuk mengingat atau ternyata mengalami gangguan short term memory, maka madu bisa menjadi solusi Anda. Madu juga bisa Anda konsumsi setiap hari agar di kemudian hari ketika menjelang masa senja, daya ingat Anda tidak akan menurun secara drastis. Minumlah 20 g madu setiap harinya.

Madu juga dapat meningkatkan meningkatkan kualitas tidur Anda.

  1. Mencegah kanker

Antioksidan pada madu dengan mengkonsumsinya setiap hari juga akan mengurangi dan mencegah terkena kanker di kemudian hari.

  1. Mengurangi risiko terkena serangan jantung

Tidak hanya bermanfaat sebagai pencegah kanker, antioksidan pada madu juga dapat dimanfaatkan sebagai cara untuk mengurangi risiko terkena serangan jantung.

  1. Mencegah dan mengobati diabetes

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rasa manis pada madu berbeda dengan gula dan pemanis buatan. Justru kombinasi dari fruktosa dan glukosa dapat membantu tubuh mengatur kadar gula darah.

  1. Mengobati luka luar

Pada beberapa penelitian, madu sudah terbukti efektif dapat digunakan untuk mengobati luka. Dengan mengoleskan madu murni atau madu yang belum diproses, maka luka akan sembuh dengan cepat. Luka akan tetap steril hingga menutup.

  1. Membantu mengobati dan menghilangkan alergi

Selain mengurangi dan mengobati batuk, madu juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati dan menghilangkan alergi. Jejak serbuk sari bunga dan paparan alergen yang bekerja dapat memerangi reaksi alergi.

  1. Madu untuk ibu hamil

Baca Juga: Obat Tradisional Anak untuk batuk di malam hari

Manfaat madu untuk ibu hamil sangat banyak, antara lain; menambah tenaga, memperkuat daya tahan tubuh selama kehamilan, meningkatkan nafsu makan, memudahkan buang air besar, membantu janin tumbuh dan berkembang dengan sehat, menguatkan janin, mengurangi rasa mual, dan mencegah ibu hamil terserang berbagai penyakit.

Propolis: Dari Lebah untuk Manusia

Dilansir dari: nanotechherbal.com

Definisi Propolis

Propolis adalah material lengket berwarna gelap yang dikumpulkan oleh lebah dari berbagai jenis tumbuhan, dicampur dengan lilin lebah (wax) dan digunakan untuk membangun konstruksi sarang lebah (Bankova et al., 2000:3). Kata “propolis” berasal dari bahasa Yunani, yaitu pro (pertahanan depan) dan polis (kota), yang secara umum bermakna pertahanan kota atau sarang lebah dari benda-benda di luar sarang (Bankova et al., 2000:3; Scully, 2006:359).

Propolis merupakan subtansi resin alami yang merupakan campuran lilin lebah (wax), gula dan eksudat tanaman atau getah (Scully, 2006:359). Getah yang menjadi bahan dasar propolis ini berasal dari bagian tumbuhan penghasil getah yaitu kulit kayu, tunas, wax, dan pucuk-pucuk daun (de Almaida & Menezes, 2002:6).

Lebah madu (Apis mallifera L.) mengumpulkan resin-resin dari berbagai macam tumbuhan yaitu getah yang keluar dari kuncup daun dan kulit batang tanaman conifer (golongan pinus). Lebah kemudian membawa resin tersebut menuju sarang lebah dan mencampur dengan enzim yang disekresikan dari kelenjar mandibula lebah, meskipun demikian komponen yang terdapat di dalam propolis tidak mengalami perubahan (Farre et al., 2004:22).

Produksi propolis per koloni per tahun diperkirakan antara 10-300 gram, tetapi produksi ini tergantung jenis lebah, iklim, sumber daya hutan, dan mekanisme pengumpulan lebah. Propolis dapat langsung dimanfaatkan atau dilakukan pemurnian terlebih dahulu dengan ekstraksi dan penyaringan (Krell, 1996:16; Farre et al., 2004:22).

Sifat Fisik Propolis

Propolis merupakan suatu subtansi resin yang bentuknya lengket seperti lem, lembut dan liat pada suhu 25°-45°C. Pada suhu kurang dari 15°C dan secara partikuler ketika dibekukan atau didekatkan pada pendingin, propolis akan berubah menjadi keras dan rapuh. Propolis akan tetap rapuh meskipun telah dilakukan pemanasan dengan suhu yang lebih tinggi. Pada suhu di atas 45°C propolis akan menjadi lebih lengket dan lebih liat. Propolis secara khas akan mencair pada suhu 60°-70°C, meskipun beberapa propolis titik leburnya mencapai 100°C (Krell, 1996:2)

Variasi warna, komposisi dan khasiat propolis dapat terjadi karena sumber tanaman yang bermacam-macam. Propolis berwarna kuning sampai coklat gelap, bahkan transparan tergantung dari resin asalnya (Krell,1996:2). Selain itu propolis juga secara umum bersifat tidak beracun, meskipun telah dilaporkan adanya reaksi alergi, tetapi reaksi ini biasanya hanya sebatas kemerahan pada kulit (de Almaida & Menezes, 2002:6).

Kandungan Kimia Propolis

Propolis kaya akan zat essensial yang sangat berguna bagi manusia. Komposisi kimia propolis sangat bervariasi (warna dan aroma) dan erat hubungannya dengan jenis dan umur tumbuhan serta letak geografis asal propolis (Lotfy, 2006:22). Umumnya propolis mengandung resin dan balsam yang terdiri atas 55% flavonoid dan asam fenol dan esternya, 30% lilin lebah (wax), 10% etereal dan minyak aromatis, 5% pollen dan senyawa organik serta mineral sebesar 5% (Farre et al., 2004:24)

Manfaatnya yang banyak sekali memang sudah merupakan rahasia umum. Mulai dari kesehatan hingga kecantikan. Banyak produk kecantikan yang memakai madu sebagai bahan dasar karena memang memiliki banyak sekali manfaat. Apalagi untuk kesehatan, sudah tidak perlu ditanyakan lagi manfaat madu bagi tubuh kita. Manfaat madu sebagai kesehatan sering digunakan sebagai campuran beberapa merek minuman penambah stamina tubuh.

Pengobatan sengatan lebah untuk manusia

Dilansir dari: alodokter.com

Terapi sengat lebah merupakan metode pengobatan tradisional yang sudah dipraktikan sejak dulu. Terapi yang memanfaatkan racun dari sengatan lebah ini dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, salah satunya rheumatoid arthtitis.

Terapi sengat lebah bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan menempelkan langsung sengat lebah ke kulit manusia. Kedua, dengan menyuntikkan ekstrak racun lebah ke bagian tubuh yang akan diobati. Apapun cara yang dipilih, terapi alternatif yang satu ini diyakini memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Terapi Sengat Lebah

Racun lebah mengandung zat kimia yang memiliki efek anti-peradangan. Senyawa-senyawa tersebut diduga mampu mengurangi rasa nyeri dan mempercepat penyembuhan penyakit tertentu, dengan cara mengurangi peradangan.

Berbagai penelitian telah mengkaji manfaat terapi sengat lebah untuk mengobati berbagai penyakit, di antaranya:

1. Alergi
Terapi sengat lebah diduga efektif membantu mengurangi reaksi kekebalan tubuh penderita alergi, salah satunya . Lebih jauh lagi, terapi alternatif ini dipercaya dapat mengurangi reaksi peradangan pada penderita asma.

Meski demikian, sejauh ini belum ada bukti klinis yang kuat untuk mendukung manfaat terapi sengat lebah sebagai pengobatan alergi secara umum.

2. Rheumatoid arthritis (RA)
Penelitian menemukan bahwa terapi sengat lebah dapat mengurangi bengkak, nyeri, dan kaku sendi pada penderita rheumatoid arthritis. Selain itu, menurut penelitian lain,  pemberian obat-obatan untuk menangani gejala rheumatoid arthritis ditambah terapi sengat lebah juga terlihat mampu mencegah kekambuhan penyakit ini.

3. Lupus
Penelitian yang dilakukan terhadap hewan menunjukkan bahwa terapi sengat lebah mampu mengurangi peradangan ginjal akibat Namun, penelitian lebih lanjut terhadap manusia masih dibutuhkan untuk membuktikan manfaat terapi sengat lebah ini.

4. Penyakit saraf
Terapi sengat lebah juga dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif dalam mengatasi penyakit saraf, seperti penyakit parkinson dan multiple sclerosis.  Manfaat terapi sengat lebah untuk pengobatan penyakit ini diduga terkait efek racun lebah yang memiliki sifat antiradang.

5. Nyeri punggung
Suatu penelitian klinis kecil menunjukkan bahwa penderita nyeri punggung kronis mengalami perbaikan nyeri dan menjadi lebih nyaman menjalani aktivitas, setelah mendapatkan terapi sengat lebah selama 3 – 6 minggu.
Meski terapi sengat lebah diduga dapat membantu mengobati penyakit tertentu, namun efektivitas dan keamananan terapi alternatif ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Efek Samping Terapi Sengat Lebah

Sengat lebah mengandung zat yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Reaksi alergi tersebut bisa berakibat fatal.

Bahkan bagi orang yang tidak alergi, terapi sangat lebah tetap berisiko menimbulkan efek samping, seperti gatal, kulit bengkak, sakit kepala, batuk, kontraksi rahim, kulit menguning (jaundice), nyeri, dan lemah otot.

Jika Anda memutuskan untuk menjalani terapi sengat lebah, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Pastikan terapi sengat lebah dilakukan oleh tenaga profesional bersertifikat yang memahami efek samping dan risiko dari metode pengobatan alternatif ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesia